Iswahyudi

Berpacu menjadi yang terbaik

Mengenal Lebih Dekat E-commerce Di Indonesia

diposting oleh wahyu-fst11 pada 19 June 2015
di Ekonomi - 0 komentar

Saat ini mungkin sudah banyak orang yang tidak asing lagi ketika mendengar kata e-commerce. Beda halnya jika jata itu didengar pada awal tahun 90an. Mungkin hanya segelintir orang saja yang mengetahui apa itu e-commerce.

Menurut Wikipedia e-commerce memiliki arti perdagangan elektronik. Sistem jual beli seperti ini merupakan cara jual beli yang menggunakan sarana melalui internet sebagai penghubung dari satu tempat ke tempat lain. Dalam hal ini yang menjadi tempat adalaha laptop, computer, smartphone, tablet dan perangkat elektornik lainya yang dapat megakses internet.

Dalam e-commerce bukan hanya barang atau produk fisik saja yang dapat diperjual-belikan. Disamping produk kini ecommerce juga dapat memperjual-belikan service atau jasa. Seperti konsultasi dokter, jasa perbaikan computer, ac, kulkas dan lain lain.

 

Ini semua terjadi karena kemajuan dalam bidang teknologi yang sangat pesat beberapa decade belakangan ini. Saat ini telah banyak perusahaan besar maupun kecil yang melirik internet demi kontinuitas bisnis yang dijalaninya. Mereka mulai menggunakan internet untuk menjual serta mempromosikan perusahaannya.

Tujuannya dikebangkaannya E-commerce adalah untuk  membantu perusahaan atau individu dalam mencapai atau meraih keuntungan bagi perusahaan atau individu dengan cara yang efesien dan efektif. Dengan e-commerce juga dapat memberikan kemudahan dalam hal menjangkau kebutuhan bisnis yang berada diluar jangkauan. Hal ini dikarenakan jangkauan internet yang dapat diaskes dari seluruh dunia. Kini dengan menggunakan internet ini semua bisa dilakukan dengan cepat dan mudah tentunya.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Bagaimana perkembangan e-commerce di Indonesia? Menurut data yang dilansir IDC, Indonesia sendiri masuk kedalam negara yang perkembangannya sangat pesat. Hal ini didasari oleh penetrasi internet di Indonesia yang besarnya lebih dari 10% setiap tahunnya.

Bayangkan saja baru sekitar 7% dari total populasi Indonesia yang mencapai 130juta jiwa. Pada tahun 2013 Indonesia telah mencatat total transaksi jual beli online sebesar 130 triliun rupiah. Memang jumlah ini masih belum dapat melampui China dan Japan. Namun IDC mempredikis dalam bebrapa tahun kedepan, Indonesia akan segera melampui kedua negara tersebut.

Sejak tahun 2010 berbagai perusahaan ecommerce baik besar dan kecil bermunculan di Indonesia. Salah satu ecommerce yang muncul dan berkembang hingga saat ini adalah Lazada.co.id. Perusahaan ecommerce yang dibawa oleh raksasa venture capital asal German, Rocket Internet tersebut berhasil menjadi market leader di Indonesia.

 

Hal ini didasari oleh strategi brilian yang diterapkan oleh Lazada. Di Indonesia Lazada.co.id menerapkan dua system sekaligus, yakni Online Retail dan Online marketplace. Seperti namanya onine retail mengadopsi system Retail offline atau retail konvensioanal yang banyak kita temui dipersimpangan jalan. Online retail mengalirkan barang langsung dari inventory si toko. Dalam kata lain pemilik toko harus menyiapkan atau menyimpan barang dagangannya kemudian didistribusikan ke pembeli jika ada yang membeli. Keleibahan dengan system ini barang yang dibeli akan cepat terkirim ke pembeli karena umumnya online retail akan berkeja 24 jam dan 7 hari.

Sementara itu Online Marketplace adalah system yang memungkinkan penjual lain berjualan di platform si pemiliki ecommerce. Dalam hal ini Lazada menggandeng para pelaku UMKM untuk menjajakan produknya secar online. Dengan online marketplace pembeli akan disuguhkan dengan varian produk yang sangat beragam namun kelemahan dalam system ini adalah barang yang dibeli akan diterima pembeli tergantung seberapa cepat dan tanggap si penjual. Kemungkinan barang yang diterima lebih lama jika dibandingkan dengan barang online retail. Lazada sendiri menginformasikan barang akan dikirim anatara 2-5 hari kerja dari waktu pemesanan. Untuk lebih jelasnya dapat melihat pada link ini.

Untk lebih memahami lebih mendalam tentang arketplace lazada, Anda dapat melihat gambar basic operating model berikut ini.

Lalu adakah cara membedakan barang online retail dan barang online marketplace? Di Lazada sendiri ada cara mudah untuk membedakan keuda barang tersebut. Cara yang pertama adalah dengan melihat keterangan si penjual. Bila barang marketplace umumnya akan ada naman toko si penjual. Sedangkan bila barang retail nama toko akan diganti dengan nama Lazada.

Selain itu, Lazada juga membuka kesempatan kepada para penjual untuk manjadi merchant di situs mereka. Mengapa hatus berjualan di Lazada? Ada banyak keutungan jika berjualan di Lazada, antara lain:

  • Memperluas pangsa pasar dengan biaya promosi yang sangat minim. Dengan menggunakan internet akan membuat produk Anda semakin dikenala oleh orang terutama bagi mereka yang sudah familiar dengan dunia internet. 
  • Menurunkan biaya promosi dan operasional, dengan menggunakan e-commerce anda tidak perlu untuk membayar biaya sewa sebuah toko karena semua sudah tersedia di dalam layanan internet.

Itu tadui beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan jika berjualan di Lazada Marketplace. Bagi Anda yang berminat berjualan di Lazada dapat langsung membaca term and conditionsnya pada link ini.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   389">