Iswahyudi

Berpacu menjadi yang terbaik

Pengertian Pajak Secara Umum

diposting oleh wahyu-fst11 pada 21 February 2015
di Ekonomi - 0 komentar

Pengertian Pajak Secara Umum - Pengertian pajak adalah kontribusi wajib pada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang. Dalam pengertian ini terdapat beberapa hal yang perlu dan wajib diketahui yakni pajak merupakan kontribusi wajib warga negara, pajak bersifat memaksa untuk setiap warga negara, seseorang tidak akan mendapat imbalan langsung setelah membayar pajak. Agar lebih memahami pengertian pajak berdasarkan undang-undang tersebut, berikut ini akan diuraikan lebih terperinci mengenai seluruh komponen yang terkandung dalam pengertian pajak. Sebagai alternatif, Anda pun bisa berdiskusi dengan jasa konsultan pajak untuk mengetahui tentang seluk beluk pajak secara lebih personal dan mendetail.

 

Kontribusi Wajib Warga Negara

Yang dimaksud dengan kontribusi wajib warga negara disini adalah setiap orang yang mempunyai kewajiban untuk membayar pajak. Yang telah memenuhi syarat subjektif dan objektif pajak adalah, siapa pun yang telah memiliki penghasilan lebih dari Rp 2.050.000 per bulannya. Dengan kata lain, jika Anda adalah seorang pegawai/karyawan swasta atau pemerintah dengan total penghasilan lebih dari 2 juta, maka sudah berkewajiban untuk membayar pajak. Bagi wirausahawan, maka tiap penghasilan akan dikenakan pajak 1% dari bruto.

 

Pajak Bersifat Memaksa

Memaksa di sini berarti bahwa jika telah memenuhi syarat subjektif dan objektif, maka wajib untuk membayar pajak. Menurut undang-undang pajak,  jika dengan sengaja tidak membayar pajak maka terdapat sanksi administratif atau hukuman pidana.

 

Tidak Memperoleh Imbalan Secara Langsung

Pajak pada dasarnya sangat berbeda bila dibandingkan dengan retribusi. Contohnya, jika membayar uang parker maka itu merupakan salah satu bentuk retribusi. Saat Anda mendapat manfaat dari parkir, maka harus membayar sejumlah uang dan itulah yang dinamakan retribusi. Sedangkan pajak tidak seperti itu karena pajak merupakan salah satu sarana pemerataan pendapatan bagi warga negara. Jadi saat Anda membayar pajak, maka Anda tidak akan langsung menerima manfaat dari pajak dibayarkan. Yang akan di dapatkan adalah berupa perbaikan jalan raya, fasilitas kesehatan gratis, beasiswa pendidikan anak dan masih banyak lagi.  Perlu diketahui juga bahwa pajak telah diatur dalam undang-undang negara. Terdapat enam undang-undang yang dibuat untuk mengatur mekanisme penghitungan, pembayaran dan juga pelaporan pajak.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   389">